Source: cheezburger.com
Kata orang-orang, keceplosan sebenarnya kejujuran terpendam tanpa disengaja. Dampaknya macam-macam, selain perasaan jadi lega sampai menimbulkan masalah baru :D sebenarnya kenapa kamu bisa sampai keceplosan (sampe bikin ribet) gitu ya? :D
#1

Source: slideplayer.com
Dilansir dari laman Hellosehat, pada tahun 1988, George H.W Bush, wakil presiden Amerika Serikat masa itu pernah keceplosan dan mengatakan: “We’ve had some sex… uh… setbacks.” Seharusnya George memberikan pidato tentang kesuksesan kebijakan pertanian yang terampung bersama Presiden Reagan. Karena keceplosannya menyebabkan karir politiknya terukir dalam buku sejarah dan diingat oleh masyarakat luas, duh
#2

Source: listenandlearnusa.com
Keceplosan, keseleo lidah atau kelepasan merupakan istilah populer yang digunakan saat ini. Dalam ilmu psikologi, keceplosan disebut juga dengan Freudian slip, artinya menggambarkan kesalahan lisan atau memori yang diyakini atau karena terdorong dari perkataan dan pikiran bawah sadar. Psikoanalis bernama Sigmund Freud merupakan penggagas teori keceplosan di dalam buku berjudul The Psychopathology of Everyday Life menyatakan ada dua faktor yang kelihatannya berperan membawa ‘maksud hati’ ke dalam pikiran sadar manusia. Pertama--upaya dari perhatian dan kedua--penentu batin yang melekat pada materi psikis. Selain melupakan nama, ada situasi kelupaan lain yang dimotivasi oleh peredaman emosi yakni keceplosan itu sendiri. Freud menduga bahwa ada pikiran atau keyakinan yang ga bisa diterima dan ditahan dari kesadaran dan momen-momen ‘tergelincir’. Sisi baiknya, hal ini bisa membantu kamu menyadari dan mengungkapkan isi hati yang sebenarnya loh :D
#3

Source: youtube.com/watch?v=BwIheViSzeQ
Bagaimana proses keceplosan itu sendiri? Pakar kognitif Gary Dell, profesor linguistik dan psikologi di University of Illinois, dilansir dari Psychology Today menyatakan bahwa keceplosan lidah menunjukkan kapasitas seseorang untuk menggunakan bahasa dan komponennya. Dell berpendapat terdapat konsep, kata-kata, dan suara saling berhubungan dalam tiga jaringan di otak — semantik, leksikal, dan fonologi — dan cara berbicara muncul dari interaksi ketiganya. Tapi sesekali, jaringan otak ini yang beroperasi melalui proses yang disebut “aktivasi penyebaran,” sering tersandung satu sama lain dan biasanya akibat konsep kata yang mirip, pelafalan yang rancu, asosiasi antar kata yang mirip, atau hanya ‘eror’ otak belaka.. Hasilnya kamu menjadi keseleo lidah loh. Tapi hal ini ga selalu dipandang buruk. Sebuah sistem produksi bahasa yang rawan kesalahan memungkinkan untuk memproduksi atau menciptakan kata-kata baru. Kelepasan bicara ini menjadi bukti utama terhadap fleksibilitas bahasa, bukti ketangkasan besar dari pikiran manusia itu sendiri.
Sisi buruknya, pada tahun 1980-an terdapat psikolog Daniel Wegner dengan teorinya menyatakan bahwa sistem otak yang bertujuan untuk mencegah kamu dari keceplosan mungkin yang menjadi senjata makan tuan loh. Menurut teorinya, proses bawah sadar terus menjelajahi pikiran kamu untuk menjaga keinginan terdalam kita tetap terkunci rapat-rapat. Bukannya menahan pikiran itu tetap teredam, bawah sadar malah mengopernya ke otak sehingga menyebabkan kamu memikirkannya dalam keadaan sadar dan membuat kamu keceplosan.
#4

Source: jstor.org
Fyi, Orang yang gugup lebih rentan keceplosan. Tapi mereka yang punya OCD lebih kebal loh. Penelitian milik Donald Broadbent dari Cambridge University, dilansir dari NY Times menunjukkan bahwa orang dengan kepribadian obsesif-kompulsif relatif lebih kebal terhadap keseleo lidah. Mereka yang mengalami OCD memiliki ‘pemrograman’ yang lebih baik dalam mengendalikan tindakan. Saat otak ga sedang, tanggapan dan infomasi lain mengisi kekosongan dalam otak yang seharusnya diisi oleh apa yang kita maksudkan, sampai akhirnya kamu lebih rentan keceplosan. Peneliti di Oxford University juga menemukan bahwa orang yang umumnya gugup membuat lebih banyak kesalahan berbicara loh. Hal ini terjadi karena kekhawatiran dari orang yang cemas dan keasyikannya tenggelam dalam diri sendiri bersaing dengan apapun yang mungkin sedang ia kerjakan di tangan demi merebut perhatian otak, akhirnya lebih sering kepeleset lidah.
Beberapa kasus keceplosan mungkin memang sebenarnya mengungkapkan pikiran dan perasaan terpendam kamu sendiri. Tapi ga menutup kemungkinan kelepasan berbicara ini hanya masalah salah mengingat, kesalahan bahasa, dan kesalahan remeh lainnya yang ga perlu dikhawatirkan banget.
Bagaimana tanggapan kamu?

Source: insightbyseymour.com
from Dagelan.co https://ift.tt/2PmDNPo
via Obat Penumbuh Rambut

0 Komentar