3 Film Dengan Ending Tragis, Bikin Nyesssekk!

22.02

Semua orang suka film yang bahagia. Tapi, sayangnya gak semua film punya akhir cerita seperti yang diinginkan. Beberapa film dibuat untuk memiliki ending yang menyedihkan. Ada yang membuat kita menangis beberapa jam, ada yang baru bisa dilupakan setelah beberapa hari, dan ada yang membuat kita patah hati serta terus menancap dalam otak kita. Tipe yang terakhir biasanya akan membuat kita tiba-tiba tenggelam dalam kesedihan bahkan saat kita hanya mendengar judul filmnya.

Di bawah ini adalah beberapa film yang memberikan pukulan hebat dan membuat penonton mengingatnya karena ending yang tragis dan menyedihkan.

 

1. Man on Fire

Source: https://ift.tt/2DfnfBt

‘Man on Fire’ adalah film thriller tentang pembalasan dendam yang berapi-api oleh seorang bodyguard bernama John Crease. Crease bertugas menjaga anak perempuan berusia 9 tahun bernama Pita. Sebenarnya, menjadi body guard adalah hal baru baginya, tapi lama-kelamaan ia terbiasa dan segera dekat dengan Pita.

Sayangnya, Pita diculik oleh sindikat penjahat yang punya latar belakang kuat. Crease pun menyusun rencana belas dendam dengan membeli senjata-senjata Meksiko. Dalam proses penyelamatan tersebutlah adegan paling menyedihkan terjadi. Setelah berhasil bertemu kembali dengan Pita, mereka harus kembali dipisahkan oleh sesuatu yang gak bisa mereka tolak. Maut. Adegan terakhir dalam film ini membuat penonton yang gak gampang menangis sekalipun bisa tersedu.

 

2. End of Watch

Source: https://www.youtube.com/watch?v=MTDWB_3fNn0

Kalo kalian hanya menonton 3 menit akhir film ini, mungkin kalian akan berfikir bahwa film tentang polisi ini berakhir bahagia. Adegan terakhir film ini menampilkan dua polisi yang berteman sedang berbagi cerita, tertawa, dan menjalani hari yang indah. Tapi, konteks itu penting. Pada kenyataannya, kedua sahabat tersebut (Brian Taylor dan Mike Zavala) sangat pahit, karena ternyata ini adalah adegan flash back.

Taylor dan Zavala adalah petugas polisi yang sangat baik. Walaupun tugas mereka hanya berpatroli, tapi mereka berhasil membangun kepercayaan masyarakat dan bahkan juga menyelamatkan anak-anak dari kebakaran Gedung. Mereka sangat baik dan segalanya berjalan mulus sampai pada saat mereka berusaha menjatuhkan Kartel Sinaloa. Setelah dianggap mengganggu bisnis kartel, kedua polisi tersebut disergap oleh komplotan penjahat bersenjata lengkap. Dalam adu tembak, Taylor terluka parah dan Zavala meninggal dunia.

Dalam upacara pemakaman, Taylor benar-benar hancur mengingat kematian rekannya. Karena terlalu sedih, Taylor hanya mampu mengucapkan 4 kata: He Was My Brother. Ketika adegan pemakaman disambung dengan adegan saat-saat bahagia mereka berdua membuat akhir film ini semakin memilukan.

 

3. Logan

Source: https://ift.tt/2rhR7Xz

Sekuel film ‘Wolverine’ memang gak diragukan lagi ketenarannya. Tapi, film terakhirnya yang berjudul ‘Logan’ sedikit berbeda dengan film-film Wolverine sebelumnya. Berlatar tahun 2029, Logan udah menua dan kemampuan menyembuhkan dirinya berkurang. Ia masih merawat Profesor Xavier sampai saat itu. Sama seperti manusia pada umunya, semangat Logan saat tua juga menurun drastis. Bahkan dia menghabiskan waktunya untuk mabuk-mabukan sampai dia bertemu dengan Laura, seorang mutan berumur 11 tahun yang diciptakan dalam proyek Transigen yang dilakukan oleh perusahaan Essex . Ia memiliki kemampuan yang sama dengan Logan, yaitu mengeluarkan cakar adamantium. Karena dianggap berbahaya, Laura diburu untuk dimusnahkan.

Setelah memiliki hubungan layaknya ayah dan anak, mereka harus dihadapkan pada keadaan pahit saat Logan kalah melawan mutan-mutan untuk melindungi Laura. Adegan terakhir film ini adalah saat Laura dengan berurai air mata menandai tempat peristirahatan terakhir Logan dengan tanda X.

Film Logan adalah film superhero pertama yang mempunyai ending semengharukan itu.

 



from Dagelan.co https://ift.tt/2DeYt4g
via Obat Penumbuh Rambut
Previous
Next Post »
0 Komentar