Kebenaran yang Wajib Diketahui Sosok Perfeksionis, Kalian Termasuk di Dalamnya?

23.25

Apakah kamu salah satu orang yang memiliki berprilaku perfeksionis? Orang perfeksionis adalah pribadi yang kerap menerapkan standar garis keras terhadap dirinya sendiri agar dapat dipandang sempurna oleh orang lain. Hal ini sih biasanya dilandasi oleh ketakutan terhadap ketidakamanan, ketidakpastian, dan ketidaksempurnaan. Apakah perfeksionis adalah sifat yang baik? Bagaimana menurut kalian?

Seseorang yang berprilaku perfeksionis, umumnya cenderung merasa takut jika usahanya gak cukup baik, gagal, gak diterima atau disetujui oleh orang lain. Selain itu mereka juga paling takut dan menghindari membuat kesalahan, bahkan gak jarang rentan dikritik. Jika kalian salah satu orang yang perfeksionis, maka  kebenaran ini wajib banget kalian baca untuk membuka persepsi kalian yang selama ini terselubung 'kesempurnaan' tersebut. Yuk, Guys simak ulasannya!

 

1. Perfeksionis Bukanlah Perilaku Positif

https://ift.tt/2PuQe6T
Prilaku perfeksionis cenderung memaksa orang lain untuk menyukai hal yang dilakukannya, padahal hal tersebut adalah mustahil.

Perfeksionis mengubah akan mengubah kalian menjadi sosok yang selalu mencoba mengontrol pandangan orang lain terhadap diri kalian sendiri. Nyatanya, kalian gak akan bisa mengontrol persepsi orang lain, karena itu di luar kemampuan kalian. Apalagi secara halus memaksa orang lain untuk menyukai setiap hal yang kalian lakukan, itu adalah hal yang mustahil.

 

2. Perfeksionis Menyebabkan Kegelisahan Akut dan Depresi

https://ift.tt/2zSyIo3
Dampak buruk memiliki perilaku perfeksionis dapat membuat seseorang lupa diri, gelisah hingga depresi.

Orang perfeksionis akan selalu memandang ketidaksempurnaan sebagai sesuatu yang sangat mengganggu, mengintimidasi, dan menghalangi jalan hidupnya. Mereka gak sadar kalau perilaku perfeksionis yang dimilikinya bisa membuat kehilangan jati diri karena selalu fokus untuk menyenangkan dan meraih persetujuan dari orang lain. Hal ini tentunya akan membuat orang perfeksionis gak akan memerdulikan keadaan dirinya sendiri, hingga berujung gelisah bahkan depresi.

Baca Juga: Aku Vs Society, Ketika Kata Hati Melawan Tuntutan Kultur yang Sibuk

 

3. Perfeksionis Berbeda dengan Berjuang Meraih Keunggulan

www.wundef.com
Perfeksionis dan berjuang meraih keunggulan adalah dua hal yang berbeda, bahkan bertolak belakang.

Selama ini mungkin kalian kerap menganggap kalau perfeksionis itu sama artinya dengan berjuang meraih keunggulan, namun ternyata itu adalah dua hal yang berbeda. Berjuang meraih keunggulan berfokus pada perkembangan pribadi dan pencapaian sehat dengan mindset "bagaimana gue bisa mengembangkan diri?". Sedangkan perfeksionis termotivasi karena faktor luar dengan mindset "Kira-kira gimana ya menurut mereka? Mereka bakal suka sama gue gak ya? Menurut mereka usaha gue sudah cukup baik belum ya?". Nah… sudah tahu kan, Guys bedanya?

 

4. Perfeksionis Bukanlah Kunci Meraih Kesuksesan

https://ift.tt/2PuQfaX
Selalu berpikir berlebihan adalah salah satu hal yang sering dilakukan orang berprilaku perfeksionis, hal ini justru menjadi penghambat mencapai kesuksesan.

Ingat ya, Guys! Perfeksionis berbeda dengan berjuang meraih keunggulan, Perfeksionis justru hanya akan menuntun kalian menjadi pribadi yang gampang ragu dan gampang menyerah, karena kalian akan berpikir usaha yang kalian lakukan gak pernah cukup sempurna. Membandingkan usaha dan hasil kerjanya dengan orang lain, menunda-nunda, dan berpikir berlebihan, itu justru malah menghambat kalian dari perkembangan dan mencapai kesuksesan.

Baca Juga: Lo Merasa Benar dengan 5 Pemikiran Ini, Girls? Siap-siap Jomblo!

 

5. Perfeksionis Membuat Kalian Bergantung pada Hal yang Salah

www.sympa-sympa.com
Orang perfeksionis hanya akan merasa bahwa untuk mewujudkan tujuan hanya ada satu cara, dan selalu bergantung pada cara tersebut walaupun sebenarnya belum tentu cara itu tepat.

Ketika memiliki tujuan di luar nalar tapi juga menerapkan standar yang sangat kaku. Kalian akan sulit tergoyahkan dengan alternatif cara lain dan berpikir hanya satu cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Bayang-bayang kesempurnaan tersebut malah membuat kalian tertahan dan urung untuk beranjak maju.

 

6. Perfeksionis Bukanlah Bawaan dari Lahir

https://ift.tt/2zPJgo6
Perfeksionis bukanlah bawaan lahir, ia bisa muncul akibat pengaruh dan tuntutan lingkungan di sekitar kalian.

Perfeksionis memang sering dikira hasil dari turunan genetik, padahal perfeksionis bisa jadi karena sejak kecil orang tua kalian terbiasa menerapkannya, sekolah mendorong kalian untuk berlaku demikian untuk mendapatkan penghargaan, hingga media massa juga memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi kesempurnaan ideal.

Baca Juga: Sering Ngucapin Kalimat Ini? Tanda Hidupmu Gak Bahagia!

 

7. Menetapkan Standar “Good Is Good Enough” Gak Berarti Menurunkan Standar

https://ift.tt/2Ptc8as
Menentukan standar yang masuk akan adalah cara menjaga pikiran kalian tetap sehat.

Menetapkan standar bahwa 'good is good enough' adalah salah satu cara untuk menentukan standar nyata dan masuk akal. Ketahui bahwa kesempurnaan hanyalah ilusi pikiran yang menahan kalian menuju kesuksesan, karena diri kalian sendirilah yang menetapkan tujuan yang sebenarnya gak mungkin dicapai alias gak masuk akal.

Baca Juga: Jauhi 5 Sifat Ini Biar Gak Gampang Dimanfaatkan Orang Lain!

 

Nah, itu dia beberapa kebenaran yang wajib diketahui sosok perfeksionis. Semoga membantu kalian untuk memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ya, Guys!

 



from Dagelan.co https://ift.tt/2zPVs8j
via Obat Penumbuh Rambut
Previous
Next Post »
0 Komentar